Lahat — Shafaindonesia.com, Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Lahat melaksanakan kegiatan reses tahap II tahun sidang 2026 di tiga lokasi berbeda, Senin (13/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.
Adapun lokasi reses meliputi Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Lahat, Hotel Bukit Serelo, serta Kantor PLN Lembayung Kabupaten Lahat. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB di SLB Kabupaten Lahat dan berakhir di Kantor PLN Lembayung.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Lahat Gaharu bersama Wakil Ketua I Adriansyah serta sejumlah anggota DPRD lainnya hadir dan disambut hangat oleh pihak sekolah SLB, manajemen Hotel Bukit Serelo, serta pihak PLN Lembayung. Pertemuan berlangsung penuh keakraban dengan berbagai aspirasi yang disampaikan oleh masing-masing pihak.
Pada sesi di SLB Kabupaten Lahat, Aryy AMD dari Fraksi Partai NasDem memberikan masukan terkait minimnya tenaga pengajar. Ia menyarankan agar pihak sekolah dapat memasang CCTV sebagai sarana monitoring siswa berkebutuhan khusus. Selain itu, ia juga mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi agar kebutuhan sekolah dapat segera direalisasikan.
Sementara itu, di lokasi berbeda, Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Sri Marheni, menyampaikan harapan kepada pihak PLN agar dapat mengatasi keluhan masyarakat terkait seringnya pemadaman listrik, khususnya di wilayah Talang Jawa, Kabupaten Lahat. Hal tersebut dinilai penting demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Lahat, Gaharu, menyampaikan bahwa seluruh hasil reses tahap II ini akan dibawa ke rapat paripurna sebagai bahan sinkronisasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 serta perubahan RKPD Tahun 2026.
“Seluruh aspirasi yang dihimpun akan kami bawa ke rapat paripurna untuk menjadi bahan pertimbangan, sehingga dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan reses ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Reporter: Herawan