Lahat,Shafaindonesia.com — Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang wartawan di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Lahat menuai sorotan tajam. Hingga kini, pelaku belum juga terungkap, meskipun peristiwa terjadi di lokasi yang diduga memiliki banyak saksi serta fasilitas pengawasan seperti kamera CCTV.
Lambannya perkembangan penyelidikan memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Sejumlah kalangan menilai, secara teknis kasus ini seharusnya dapat diusut dengan relatif cepat.
Praktisi hukum, Saryono Anwar, SH, CPM, CLA, menegaskan bahwa kondisi tempat kejadian perkara sangat mendukung proses pengungkapan.
“Lokasi kejadian berada di area publik dengan aktivitas tinggi. Ada kasir, petugas keamanan, serta kamera CCTV di beberapa titik. Ini seharusnya memudahkan penyidik dalam mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam perkara kekerasan, alat bukti awal seperti keterangan korban dan hasil visum sudah cukup menjadi dasar untuk memulai proses hukum.
“Pengakuan korban dan surat visum merupakan alat bukti yang sah. Ditambah keterangan saksi dan ahli, seharusnya perkara ini bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kasus pengeroyokan bukan termasuk delik aduan, sehingga proses hukum tetap dapat berjalan tanpa adanya laporan resmi dari korban.
“Ini bukan delik aduan. Tanpa aduan pun, aparat penegak hukum tetap wajib memprosesnya. Penyidik harus cermat dan profesional dalam menyikapi perkara ini,” tambahnya.
Sorotan serupa disampaikan aktivis senior Aristoteles, S.Ag. Ia menilai banyaknya potensi saksi di lokasi kejadian seharusnya menjadi faktor pendukung dalam mengungkap peristiwa tersebut.
“Dengan kondisi tempat yang ramai, kecil kemungkinan tidak ada yang mengetahui kejadian itu. Ini perlu ditelusuri secara serius,” katanya.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait kendala maupun perkembangan terbaru dalam penyelidikan. Minimnya informasi tersebut memicu spekulasi di ruang publik sekaligus mendorong desakan agar proses penegakan hukum dilakukan secara transparan dan profesional.
Kasus ini menjadi perhatian luas karena menyangkut keselamatan wartawan serta kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. Publik pun berharap aparat segera mengungkap pelaku dan memberikan kepastian hukum atas peristiwa tersebut.
@