Lahat, Sumatera Selatan – Shafaindonesia.com, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Lahat melaksanakan kegiatan Reses Tahap II Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar dialog bersama di SD Negeri 4 Lahat, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi secara langsung serta mendengarkan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pihak sekolah. Aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan dalam program pembangunan di tingkat Kabupaten Lahat, khususnya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Dalam kunjungan tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Lahat, Hj. Sumiati, S.Pd dari Komisi IV bersama Arry, A.Md dari Komisi II, didampingi staf Sekretariat DPRD, disambut langsung oleh Kepala SD Negeri 4 Lahat, Yenni Hariani, S.Pd., M.Pd, beserta dewan guru.
Dalam sesi dialog, Kepala Sekolah Yenni Hariani menyampaikan sejumlah permasalahan krusial yang dihadapi sekolah. Di antaranya, kebutuhan tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan berat dan sudah hampir dua tahun tidak dapat digunakan, yakni ruang kelas 5A, 5B, dan kelas 6. Kerusakan pada bagian atap dan plafon membuat ruang tersebut tidak layak dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, pihak sekolah juga mengusulkan pengadaan meubelair karena banyak meja dan kursi siswa dalam kondisi rusak berat. Kebutuhan lain yang mendesak meliputi pembangunan SPAL, penyediaan air bersih melalui PDAM, serta penambahan fasilitas WC, mengingat keterbatasan sarana tersebut menghambat aktivitas belajar siswa.
Tak hanya itu, kondisi ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) juga memerlukan perhatian, serta kebutuhan fasilitas penunjang lainnya seperti asrama guru.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hj. Sumiati menyampaikan bahwa seluruh masukan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat.
“Proposal akan segera kami sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat untuk ditindaklanjuti. Kondisi sekolah ini sudah sangat mendesak, sehingga harus menjadi prioritas, terutama ruang kelas yang sudah lama tidak bisa digunakan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa permasalahan kekurangan WC dan belum tersedianya jaringan PDAM akan dikoordinasikan dengan pihak terkait agar segera mendapatkan solusi.
Sementara itu, Arry menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar memprioritaskan pembangunan di SD Negeri 4 Lahat, khususnya melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT).
“Kondisi bangunan sekolah ini memang sudah tidak layak dan membutuhkan perhatian serius. Kami siap memperjuangkan seluruh aspirasi yang disampaikan hingga dapat direalisasikan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau pihak sekolah untuk tidak ragu menyampaikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang ada.
“Kami di DPRD siap menjadi jembatan aspirasi masyarakat, khususnya dunia pendidikan,” tutupnya.
Reporter: Herawan