PARIPURNA ISTIMEWA DIRGAHAYU KE-19 EMPAT LAWANG BERLANGSUNG MERIAH

EMPAT LAWANG – Shafaindonesia.com, Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Empat Lawang, Senin (20/04/2026), berlangsung meriah dan penuh khidmat. Kegiatan ini digelar di Gedung Serbaguna (GSG) Pemerintah Kabupaten Empat Lawang mulai pukul 14.00 WIB.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh 32 anggota DPRD Kabupaten Empat Lawang, sebagaimana dibacakan oleh Sekretaris Dewan. Turut hadir Gubernur Sumatera Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang, Sekretaris Daerah, perwakilan kepala daerah se-Sumatera Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, serta ratusan tamu undangan dan masyarakat.


Sebelum rapat resmi dibuka, sejarah berdirinya Kabupaten Empat Lawang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Fauzan Khoiri Denin. Selanjutnya, sidang paripurna secara resmi dibuka oleh Ketua DPRD Empat Lawang, Darli.


Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan di Empat Lawang yang dinilai tetap berjalan dinamis meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.


Ia mengungkapkan, dari 10 daerah otonomi baru (DOB) pasca reformasi, Empat Lawang termasuk daerah dengan anggaran pembangunan di bawah Rp1 triliun. Oleh karena itu, diperlukan kecermatan dalam menentukan skala prioritas pembangunan.
“Tidak mudah membangun daerah dengan anggaran di bawah satu triliun. Dibutuhkan kecerdasan dalam menentukan program prioritas yang benar-benar berdampak,” ujarnya.


Meski demikian, lanjut Deru, pemerintah daerah tetap harus memiliki target pembangunan yang tinggi, dengan pelaksanaan yang disesuaikan kemampuan anggaran.


Sementara itu, Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhamad, dalam sambutannya menegaskan bahwa APBD Empat Lawang merupakan yang terkecil di antara kabupaten lain di Sumatera Selatan. Namun, pihaknya terus berupaya menjalankan pembangunan yang terukur di berbagai sektor.


Ia menyebutkan, saat ini terdapat 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani lebih dari 45 ribu peserta didik. Selain itu, sebanyak 103 unit Koperasi Desa Merah Putih tengah dalam proses pembangunan, serta program sekolah rakyat telah berjalan.


Di bidang keagamaan, terjadi peningkatan signifikan, dari hanya satu pondok pesantren pada tahun 2018 menjadi 12 pesantren, serta ratusan rumah tahfiz Al-Qur’an yang kini telah berdiri.


Tak hanya itu, tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat, serta terbentuknya 347 Polisi Pamong Praja (Pol PP) Desa sebagai upaya penguatan ketertiban di tingkat desa.


Mengibaratkan daerah yang dipimpinnya seperti “anak ayam yang ditinggalkan induknya”, Joncik berharap adanya perhatian lebih dari Pemerintah Provinsi, khususnya terkait realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) dan bantuan gubernur yang diharapkan segera tersalurkan.


Rangkaian kegiatan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-19 Kabupaten Empat Lawang berlangsung lancar tanpa hambatan, hingga ditutup dengan doa. Suasana peringatan berlangsung meriah, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun daerah menuju Empat Lawang Madani Jilid II.

saroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *