Diduga Lalai, Orang Tua Murid Kecewa Pelayanan Guru SDN 16 Muara Pinang

Empat Lawang, Shafaindonesia.com – Dugaan kelalaian dalam penanganan siswa sakit terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang. Seorang wali murid menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap pihak sekolah yang dinilai kurang peduli terhadap kondisi kesehatan anaknya. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026.
Menurut pengakuan orang tua murid, anaknya pulang ke rumah dalam kondisi lemas, pucat, tubuh dingin, serta mengeluhkan sakit perut dan pusing. Ironisnya, pihak sekolah diduga hanya memulangkan siswa tersebut tanpa pendampingan guru dan tanpa menghubungi orang tua.
“Anak saya disuruh pulang sendiri, tidak diantar guru, tidak ditelepon orang tuanya. Padahal kondisi anak saya sudah lemas, pucat, dan badannya dingin. Untung ada orang yang dikenal mengantarkan sampai ke rumah dengan motor. Kalau tidak, entah apa yang terjadi di jalan,” ungkap wali murid dengan nada kecewa.
Ia menambahkan, anaknya sempat mengeluhkan sakit perut dan pusing sejak di sekolah. Saat ditanya apakah sudah makan, anak tersebut menjawab telah mengonsumsi makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun tak lama kemudian, kondisi fisiknya memburuk hingga harus duduk di pinggir jalan sebelum akhirnya diantar warga ke rumah.
Orang tua murid berharap ke depan pihak sekolah, khususnya para guru, dapat lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan siswa.
“Kalau ada anak yang sakit, jangan langsung disuruh pulang sendiri. Tolong hubungi orang tuanya, atau antar sampai ke rumah. Ini soal keselamatan anak,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, tim media Shafaindonesia.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepala sekolah SDN 16 Muara Pinang guna memperoleh klarifikasi dan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.

saroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *