Kobaran Pagi di Pendopo Barat: Enam Rumah Ludes, Warga Berpacu Selamatkan Harapan

Pendopo Barat, Shafaindonesia.com– Pagi yang semula tenang di Kampung II, Desa Lingge, Kecamatan Pendopo Barat, berubah menjadi kepanikan saat kobaran api tiba-tiba membumbung tinggi pada Rabu (22/4/2026).

Si jago merah melahap permukiman warga, menghanguskan enam unit rumah dan merusak tiga lainnya. Dugaan sementara, api dipicu oleh korsleting listrik.
Detik-Detik Api Membesar
Sekitar pukul 09.25 WIB, api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah milik Holsam (52) yang dalam keadaan kosong.

Dalam hitungan menit, api menjalar cepat, diperparah oleh padatnya jarak antarbangunan. Teriakan warga memecah suasana, saling bahu-membahu berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, sembari menyelamatkan barang yang masih bisa dijangkau.


Perjuangan Memadamkan Kobaran
Upaya pemadaman semakin intens saat armada Pemadam Kebakaran dari Unit Pendopo tiba sekitar pukul 10.15 WIB, disusul bantuan dari Muara Pinang dan Ulu Musi.

Sinergi antara petugas dan warga, serta kondisi angin yang relatif tenang, menjadi penentu dalam menjinakkan api. Setelah hampir dua jam berjibaku, kobaran akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 11.45 WIB.


Duka Tanpa Korban Jiwa
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi sembilan keluarga terdampak. Enam keluarga harus rela kehilangan tempat tinggal mereka, sementara tiga lainnya menghadapi kerusakan rumah yang cukup parah.


Rumah yang ludes terbakar dihuni oleh keluarga Badri, Riski, Anang, Ropiansyah, Aliman, dan Pir. Sementara itu, rumah milik Lai Jagat, Kusnan Arip, dan Medi mengalami kerusakan berat hingga ringan.


Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kini, para korban sangat membutuhkan uluran tangan berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, serta tempat penampungan sementara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *