Shafaindonesia.com//Lampung Barat – Kepedulian sosial tak selalu lahir dari anggaran besar. Di Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Barat, kebaikan justru tumbuh dari hal sederhana: menyisihkan sebagian uang jajan pegawai.
Sejak awal 2025, Kejari Lampung Barat menggulirkan program sosial bertajuk BARBAR (Berbagi Bareng Kejari Lampung Barat). Program ini rutin dilaksanakan setiap Jumat di akhir bulan dengan mengusung konsep Jumat Berkah, menyasar masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Barat.
Melalui BARBAR, jajaran Kejari Lampung Barat turun langsung ke lapangan untuk berbagi, menyapa, dan berinteraksi dengan warga. Program ini tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan menjadi wujud nyata pendekatan humanis aparat penegak hukum kepada masyarakat.
Kejari Lampung Barat ingin menegaskan bahwa institusi kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum di ruang sidang, tetapi juga hadir di tengah kehidupan sosial masyarakat.
Hal menarik dari program BARBAR terletak pada sumber pendanaannya. Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, M. Zainur Rochman, melalui Kepala Seksi Intelijen Ferdy Andrian, mengungkapkan bahwa seluruh dana kegiatan berasal dari kontribusi internal pegawai.
“Dana BARBAR murni berasal dari para pegawai Kejari Lampung Barat. Kami secara sukarela menyisihkan sebagian rezeki selama satu bulan, kemudian dikumpulkan dan disalurkan kepada masyarakat melalui program BARBAR,” ujar Ferdy Andrian saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menegaskan, program ini dilandasi niat tulus untuk berbagi sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan. Menurutnya, kedekatan emosional dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian aparat penegak hukum.
Sejak diluncurkan, BARBAR berjalan konsisten dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran Kejari Lampung Barat semakin terasa dekat, terbuka, dan peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Melalui BARBAR, Kejari Lampung Barat membuktikan bahwa nilai kemanusiaan dapat berjalan seiring dengan penegakan hukum. Dari kepedulian para pegawai yang menyisihkan rezeki, lahir senyum dan harapan bagi masyarakat Lampung Barat.
(Supri)