Shafaindonesia.com,//Empat Lawang, Sumsel – Universitas Terbuka (UT) Palembang menjadi sorotan publik setelah muncul keluhan serius dari mahasiswa/i yang tergabung dalam akun media sosial Mahasiswa Universitas Terbuka Kabupaten Empat Lawang. Keluhan tersebut menyoroti keluarnya nilai E secara massal pada satu semester perkuliahan, yang disebut-sebut sebagai kejadian pertama sepanjang sejarah mereka menempuh pendidikan di UT.
Dalam unggahan tangkapan layar (SC) yang beredar, mahasiswa menyampaikan pertanyaan mendalam: mengapa, kenapa, dan bagaimana seluruh nilai yang keluar justru E, padahal seluruh tugas perkuliahan telah dikerjakan sesuai ketentuan.
“Baru semester ini kami mendapatkan nilai E semua, padahal segala tugas telah kami kerjakan,” tulis salah satu unggahan tersebut.
Mahasiswa juga mengungkapkan perjuangan berat dalam menempuh pendidikan, mulai dari jarak tempuh yang jauh, harus menghadapi hujan saat ujian, hingga kesulitan ekonomi untuk membayar biaya kuliah. Semua itu, menurut mereka, dijalani demi mengejar pendidikan yang lebih baik.
Namun, kekecewaan memuncak ketika hasil nilai diumumkan tanpa disertai penjelasan apa pun, dan seluruh mata kuliah tercatat bernilai E. Situasi ini membuat mahasiswa merasa dirugikan dan terzalimi.
Upaya konfirmasi pun telah dilakukan. Mahasiswa/i mengaku telah mencoba menghubungi pihak terkait melalui WhatsApp, termasuk menelepon langsung, namun tidak mendapatkan respons maupun balasan.
Kekecewaan tersebut dituangkan dalam pesan terbuka yang menyentuh emosi:
“Untuk Pak Sutan yang terhormat. Salam dari kami mahasiswa/i yang telah Anda zholimi. Salam jemo lintang.”
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Universitas Terbuka Palembang maupun pihak yang disebut dalam unggahan tersebut. Mahasiswa berharap ada penjelasan terbuka, transparan, dan bertanggung jawab atas polemik nilai E massal yang dinilai mencederai semangat dan perjuangan mereka dalam menempuh pendidikan.
@/saroni