Shafaindonesia.com
Lahat – Sumatera Selatan
Tarmizi selaku wartawan dari media online perwakilan Sumsel merasakan kecurigaan mendalam terhadap oknum PLT Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jalan lintas Sumatera KM.52 Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan pada pukul, 13:11Wib. Kamis, 13/11/2025
Kunjungan mereka pada sekolah tersebut hendak konfirmasi realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terkait dana perawatan sekolah
Pada tahap satu tahun 2025 sebesar 72.800.000,-(Tujuh puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah).

Dan adanya dugaan tebus poto, Rp 50.000,- (Lima puluh ribu rupiah) Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah) untuk satu siswa/siswi perbulan dari jumlah Murid 286 orang.
Sanggat di sayangkan kedatangan mereka di halanggi oknum guru inisial ‘R’
“Kalau ada tamu lapor sama dia (R)” Ujarnya Scuarity
Sehingga Tarmizi bersama rekanya melaporkan kunjungan mereka hendak konfirmasi
“Tidak Terima Tamu” Tutup inisial R
Sama halnya yang di sampaikan rekan Media (Suplan) “Membenarkan atas peristiwa tersebut”
Padahal jelas, kami menjalankan petugas sebagai Wartawan saat mencari berita di lindungi UU pokok Pers Nomor 40 Tahun 1999. Tutup suplan
Kami dari awak media berharap setelah pemberitaan ini di terbitkan kepada Dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH) Sumatera Selatan, untuk melakukan Audit realisasi pengunaan Dana BOS Pada Tahun 2024/2025 kami duga oknum SMK Negeri 1 Kikim Tengah kuat terindikasi korupsi. Tutup Tarmizi/Suplan
@Saroni