SDN 08 Talang Padang Kehilangan Smart TV 75 Inci, Penjaga Sekolah Ternyata Suami Kepsek

SHAFAINDONESIA.COM//EMPAT LAWANG – Dunia pendidikan Kabupaten Empat Lawang kembali dihebohkan oleh insiden pencurian. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 08 Talang Padang kehilangan satu unit Smart TV berukuran 75 inci yang baru kurang dari sebulan diterima dari bantuan pemerintah pada Sabtu, (06/12/2025). Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai sistem keamanan dan tanggung jawab penjaga sekolah.

​Penjaga Sekolah Menginap di Rumah Orang Tua Saat Kejadian

​Menurut keterangan yang diberikan oleh Kepala Sekolah, insiden pencurian terjadi pada malam hari ketika penjaga sekolah sedang tidak berada di tempat. Penjaga sekolah, yang merupakan suami Kepala Sekolah sendiri, dilaporkan sedang menginap di rumah orang tuanya di Desa Rantau Dodor, Kecamatan Pendopo Barat.

​Kepala Sekolah tidak menjelaskan secara gamblang apakah suaminya yang merangkap sebagai guru dan penjaga sekolah itu digantikan oleh orang lain, atau memang sekolah dibiarkan tidak dijaga sama sekali pada malam kejadian pencurian tersebut. Kelalaian ini menjadi titik fokus utama dalam kasus hilangnya aset negara yang baru diterima tersebut.

​Klarifikasi Janggal: Tiga Suara dan Rahasia Kunci Sekolah

​Upaya awak media untuk mengonfirmasi detail insiden ini justru mengungkap adanya kejanggalan. Dari rekaman suara yang dikirimkan dari nomor kontak Kepala Sekolah, setidaknya ada tiga suara berbeda yang ikut memberikan klarifikasi. Namun, ketika ditanya mengenai hal-hal krusial seperti keberadaan anak kunci sekolah tempat Smart TV disimpan, mereka menunjukkan sikap tertutup.

​Mereka dengan tegas menyatakan bahwa awak media tidak berhak menanyakan hal tersebut. Mereka berdalih bahwa pihak sekolah sudah melaporkan kasus ini ke Polres Empat Lawang dan menyuruh awak media untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut ke pihak kepolisian.
​Sikap menutupi informasi tentang kunci sekolah ini menimbulkan kecurigaan, sebab hilangnya aset sekolah tanpa adanya perusakan yang berarti seringkali mengindikasikan adanya orang dalam yang mengetahui akses kunci.

​Kepala Sekolah sebagai penanggung jawab penuh aset dan keamanan sekolah wajib menjelaskan secara transparan mengenai prosedur penitipan kunci dan alasan ketidakhadiran penjaga sekolah, apalagi jika penjaga tersebut memiliki hubungan keluarga langsung dengan pimpinan sekolah.

saroni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *