Shafaindonesia.com//Empat Lawang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam memperkuat layanan terpadu dan kesehatan masyarakat semakin teguh. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya Pengukuhan Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Empat Lawang.
Acara sakral yang digelar di halaman Kantor Camat Pendopo pada Rabu, 12 November 2025, ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Empat Lawang, Hj. Hepi Safriani, SKM., M.Kes.
Momentum Penguatan Layanan Terpadu
Pengukuhan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan mengoptimalkan peran Posyandu sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan di tingkat akar rumput. Dalam suasana yang khidmat, Ibu Hj. Hepi Safriani, yang akrab disapa Bunda, secara resmi mengukuhkan para Ketua Tim Pembina Posyandu dari 16 Desa dan 3 Kelurahan di Kecamatan Pendopo.
Acara penting ini turut dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Empat Lawang, Ny. Erlina Arifa’i, bapak Sefza Doris, S.Sos Camat Pendopo dan Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan wilaya (Forkopimda), serta seluruh Kepala Desa, Lurah, dan Kader PKK Posyandu se-Kecamatan Pendopo.
Posyandu Sebagai Mitra Enam Bidang Pembangunan
Dalam sambutannya, Bunda Hj. Hepi Safriani, SKM., M.Kes., menekankan bahwa peran Posyandu kini telah diperluas sesuai amanat Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi bertransformasi menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup enam bidang vital:
Ada pun yang di maksud enam bidak vital ini, iyalah
- Pendidikan
- Kesehatan
- Sosial
- Ketenteraman Umum
- Perlindungan Masyarakat
- Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
”Pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan mitra pembangunan masyarakat,” tegas Bunda Hj. Hepi Safriani, menyerukan semangat kolaborasi.
Harapan dan Aksi Nyata Pasca-Pengukuhan
Bunda Hj. Hepi Safriani berharap, pengukuhan ini akan menjadi dorongan kuat bagi para pengurus Posyandu untuk bekerja keras, terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, serta mengoptimalkan peran mereka dalam bersinergi dengan program pemerintah.
Untuk memastikan tercapainya harapan tersebut, beliau menyampaikan tiga poin penting yang harus segera ditindaklanjuti.
Koordinasi Lintas Sektor yang Lebih Baik. Penguatan sinergi antara TP PKK, dinas terkait, dan lembaga kemasyarakatan seperti LPMD, Karang Taruna, dan Linmas.
Peningkatan Kapasitas Kader: Melalui pelatihan intensif dan pemanfaatan teknologi terkini.
Penyusunan Program Kerja Realistis: Program yang berbasis kebutuhan masyarakat, termasuk upaya revitalisasi Posyandu.
”Pelantikan ini menandai babak baru dalam penguatan peran Posyandu sebagai pilar utama pembangunan di tingkat lokal. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan layanan terpadu Posyandu dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di wilayah koordinator kecamatan, yang kini berada di bawah pengawasan Ibu Dr. Puspita Kurnia Sari, SKM., selaku Ketua Tim Posyandu Kecamatan Pendopo,” tutup Bunda Hj. Hepi Safriani.
Saroni