Shafaindonesia.com,//Lahat – Meski hujan terus berguyur, langkah besar SD Negeri 13 Lahat tak surutkan semangat dalam memperingati Isra Miraj 1447 H yang dialih ke teras sekolah, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan yang telah disiapkan dari jauh ini, bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan dorongan bagi seluruh keluarga besar SD Negeri 13 Lahat untuk membangkitkan serta mengingatkan kembali kisah perjalanan spiritual Rasulullah dalam mendapatkan wahyu berupa perintah shalat lima waktu.
Kegiatan ini diisi dengan pengajian ceramah agama oleh Ustd Parendra, S.PDi, serta dimeriahkan oleh penampilan dari grup marawis Al Ikhlas dari siswa-siswi.
Kepala SD Negeri 13 Lahat, Ahmad Hasbi Qodri, S.Pd.SD.,M.Pd menyampaikan, apa yang disampaikan oleh Ustaz akan di ambil hikmahnya dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan tausiah ini menambah semangat para guru-guru saat ini untuk selalu mendidik mengajarkan kepada anak-anak.
“Sekolah kita ini Insyaallah sudah mulai setiap paginya anak-anak salat Dhuha terlebih dahulu sebelum belajar dan sebelum pulang diwajibkan salat Zuhur terlebih dahulu, di antara prestasi yang sangat penting itu adalah prestasi akademis namun prestasi non akademis itu juga sangat penting,” ujarnya.
Qadri berharap melalui kegiatan ini apa yang disampaikan oleh ustad agar dapat dipahami dan dapat diteladani dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang terpenting bahwa sama-sama kita ingat harus Muhasabah diri, kemudian perbaiki diri insya Allah kita akan menjadi terbaik kedepannya dan sama-sama kita dapat mengaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari,” harap Qadri.
Acara dilanjutkan dengan tausiah agama oleh Ustad Parenda SPdi menceritakan perjalanan isra mi’raj Nabi besar Muhammad SAW dari sidratul muntaha ke mesjidil Aqsa dengan membawa oleh-oleh shalat 5 waktu sehari semalam.
“Barang siapa melalaikan shalatnya maka akan disempitkan kuburnya. Karena itu anak-anak kerjakan shalat 5 waktu dengan khusu caranya pelajari tata cara salat dengan baik,” jelas Ustad.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SD Negeri 13 Lahat berlangsung lancar, aman, dan khidmah. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi sarana penguatan karakter religius bagi siswa serta mempererat silahturahmi di lingkungan sekolah.
Diakhir acara dilanjutkan program Jumat berbagi kepada 40 siswa-siswi kurang mampu yang dipilih secara bergilir pungkasnya
Reporter Herawan