Shafaindonesia.com//Empat Lawang-Hampir 82 juta rupiah Dana BOS dialokasikan untuk dana pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah pada tahun 2025. Angka ini, di atas kertas, seharusnya cukup untuk memastikan fasilitas dasar tetap layak digunakan. Namun realitas di lapangan justru bertolak belakang: toilet Sekolah Dasar Negeri 2 Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera selatan masih rusak, kotor, dan memprihatinkan. Kamis, 8/1/2026

Pertanyaannya sederhana, tapi sangat serius:
ke mana dana perawatan itu digunakan?
Toilet bukan fasilitas mewah. Ia adalah kebutuhan dasar. Ketika toilet sekolah rusak, dampaknya langsung dirasakan oleh anak didik—bukan oleh laporan keuangan, bukan oleh pejabat, melainkan oleh siswa yang harus menahan buang air, merasa jijik, malu, bahkan sakit.

Ironisnya, kondisi ini sering dianggap sepele. Seolah-olah toilet rusak adalah hal biasa, padahal di situlah letak kegagalan kita dalam melindungi hak dasar anak. Anak-anak dipaksa beradaptasi dengan lingkungan yang tidak sehat, sementara anggaran tetap dicairkan setiap tahun.
Jika dana sudah ada, tetapi masalah tidak pernah selesai, maka kritik bukan hanya wajar—kritik adalah keharusan. Transparansi dan pengawasan tidak boleh berhenti di tanda tangan dan stempel. Dana publik harus berbanding lurus dengan kondisi nyata, bukan sekadar laporan rapi di atas meja.
Lebih menyedihkan lagi, anak-anak jarang dilibatkan dalam suara ini. Mereka tidak tahu soal anggaran, tidak paham soal administrasi. Yang mereka tahu hanyalah rasa tidak nyaman dan pertanyaan polos: “Kenapa toiletnya rusak terus?”
Tulisan ini bukan sekadar keluhan. Ini adalah pengingat keras bahwa pengelolaan Dana BOS adalah amanah, bukan formalitas. Ketika toilet sekolah saja tak terurus, kita patut mempertanyakan keseriusan dalam mengelola pendidikan.
Karena sekolah yang layak bukan diukur dari baliho visi-misi, tetapi dari hal paling mendasar:
apakah anak-anak bisa belajar dengan aman, sehat, dan bermartabat?
Setelah pemberitaan ditayangkan Tim Akan mencoba mencari kebenaran informasi
Antoni