SHAFAINDONESIA.COM

LAHAT, SUMATRA SELATAN- Berawal dari viralnya pemberitaan di media online terkait adanya video persetubuhan yang diduga dilakukan oleh oknum kepala desa Padang Masat Kecamatan Mulak Ulu kabupaten Lahat provinsi Sumatera Selatan inisial FN dengan Korban anak dibawah umur dengan inisial LS di salah satu penginapan di kota Lahat, warga desa Padang Masat langsung bereaksi dengan menyampaikan surat pengaduan ke Bupati Lahat Burzah Zarnubi melalui Sekretariat Daerah kabupaten Lahat.
Diketahui isi dari surat pengaduan meminta kepada Bupati Lahat Burzah Zarnubi agar mencopot kades FN dari jabatan sebagai kepala desa Padang Masat karena diduga telah melakukan perbuatan tercela dan melanggar norma hukum yang ada, selain itu didapati informasi laporan pengaduan telah diserahkan warga desa Padang Masat pada hari Selasa 24 Juni 2025 ke Bupati Lahat Cq.Sekretariat Daerah Lahat dan Inspektorat Lahat, Rabu (25/06/2025).
“Kami warga desa Padang Masat pada hari ini menyampaikan surat laporan pengaduan ke Bupati Lahat Bapak Burzah Zarnubi dan diteruskan Ke Inspektorat Lahat. Hal ini karena diduga kades FN telah melakukan perbuatan tercela dan melanggar norma hukum yang ada, hal ini didasari dari viralnya pemberitaan dari media online terkait adanya video asusila, keterlanjangan yang diduga dilakukan oleh kades FN dengan anak dibawah umur LS.
Dari hal inilah kami warga desa Padang Masat menyatakan sikap tidak percaya atas kepemimpinan kades FN, hal ini terbukti dengan telah di kumpulkannya 40 tandatangan mewakili Kepala Keluarga yang ada,”ungkap salah seorang warga kepada wartawan yang tidak mau disebutkan namanya.
Masih dikatakan warga, “Kami warga desa Padang Masat meminta kepada Bupati Lahat agar segera mencopot jabatan kades FN. juga kepada aparat penegak Hukum agar serius memproses kasus asusila yang diduga dilakukan kades FN. apabila FN tidak dicopot dari jabatannya, akan terjadi banjir darah,”tegas salah seorang warga yang tetap tidak menyebutkan namanya.
Hingga diserahkannya laporan pengaduan warga desa Padang Masat ke Bupati dan Inspektorat Lahat, belum didapati informasi adanya klarifikasi dari oknum Kades FN.
Saroni